Usai Tertekan Cukup Dalam, Dolar AS Kembali Menguat

By | January 22, 2018

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Kamis ini. Dolar AS mampu menguat kembali usai mengalami tekanan yang cukup dalam di Asia.

Mengutip Bloomberg, Kamis (11/1/2018), rupiah di buka di angka 13. 431 per dolar AS, melemah bila dibanding dengan penutupan perdagangan terlebih dulu yang berada di angka 13. 425 per dolar AS.

Mulai sejak pagi jingga siang ini, rupiah bergerak di kisaran 13. 404 per dolar AS sampai 13. 436 per dolar AS. Bila dihitung dari pertama th., rupiah masih tetap menguat 0, 97 %.

Sedang berdasar pada Kurs Rujukan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dibanderol di angka 13. 427 per dolar AS. Patokan pada kamis ini menguat bila dibanding dengan Rabu tempo hari yang berada di angka 13. 449 per dolar AS.

Dolar AS mulai kembali menguat di Asia sesudah alami desakan yang cukup pada dalam perdagangan Rabu tempo hari. Pada yen Jepang, dolar AS dapat naik 0, 1 % jadi 111, 54 yen.

Baca juga: kurs dollar hari ini

Rabu tempo hari dolar AS melemah sesudah ada berita kalau China juga akan kurangi atau bahkan juga hentikan langkah pembelian surat utang AS.

Satu diantara petinggi didalam pemerintahan China mengatakan kalau ada referensi untuk menghentian surat utang AS. Hal itu juga berkaitan gagasan China untuk membenahi cadangan devisa mereka.Satu diantara petinggi didalam pemerintahan China mengatakan kalau ada referensi untuk menghentian surat utang AS. Hal itu juga berkaitan gagasan China untuk membenahi cadangan devisa mereka.

Tetapi, analis Oanda Singapura Stephen Innes menerangkan, mustahil China lakukan hal itu. ” Begitu mustahil China juga akan hentikan pembelian surat utang AS, ” terang dia.

Sekarang ini, investor tengah konsentrasi pada gagasan Bank Sentral Jepang untuk hentikan pembelian obligasi pemeirntah Jepang dalam operasi pasar.