Berikut Ini Cara Mendidik Anak yang Baik Agar Baik Secara Islami

By | November 13, 2017

Cara Mendidik Anak yang Baik Secara Islami 5

Cara Mendidik Anak yang Baik Secara Islami – Anak adalah amanah dari Allah s.w.t,dengan demikian semua orang tua mempunyai berkewajiban untuk mendidik anaknya supaya bisa menjadi pribadi yang saleh, berilmu dan bertaqwa adalah suatu pertanggung jawaban dari setiap orang tua anak kepada sang khaliknya.

Cara mendidik anak secara islami masih langka, padahal untuk mewujudkan generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak sejak usia dini. Semenjak usia dini, padahal untuk mewujudkan generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak Cara mendidik anak secara islami masih langka, generasi ummat yang islami pada masa depan diperlukan pembinaan atau pendidikan anak diwujudkan oleh padahal untuk semenjak usia dini. Semenjak usia dini, generasi ummat yang islami pada masa depan dibutuhkan pembinaan atau pendidikan anak. Karena sebenarnya pada hari qiamat nanti akan diminta pertangggung jawaban atas generasi-generasi muda kita, seyogyalah kita bersikap seperti yang dianjurkan dalam Alquran.

Menyingkapi bakat anak,dan menghadapi anak-anak berbakat dan kreatif,biasanya kreatif lahir dari tuntutan untuk memenuhi kebutuhan utama manusia,keungggulan seseorang tidak lahir secara tiba-tiba.

Perihal itu akan mencuat pada anak yang memiliki daya imajinasi yang luas dan dinamis dan ini berjalan seiring dengan perkembangan fisik dan usia anak. Dalam perkembangan anak yang kreatif kita dapat melihat beberapa bakat yang mereka tunjukkan melalui menggambar, meniru, dan menggunakan kalimat yang berfariasi atau bermain bongkar pasang kreatifitas akan lebih jelas terlihat pada usia sembilan tahun dan dua belas tahun, anak usia itu mulai mampu memahami siapa dirinya dan pintar menyingkapi permasalahan disekelilingnya,dia senantiasa mencari pemecahan atas aneka kendala yang dihadapinya.

Cara Mendidik Anak yang Baik Secara Islami

Pengaruh lingkungan, keluarga, cukuplah besar pengaruhnya dan bakal mempengaruhi kondisi phisikologis dan spiritual anak,keluarga peran penting dalam membentuk moral anak-anak berikan kesempatan untuk berteman dengan teman-teman sebayanya dan dan melakukan kolektif melalui cara tersebut.

Sebaiknya keluarga memberikan lain permainan yang berfariasi kepada anak-anak,dan sebaliknya juga keluarga memotivasi agar melibatkan rasa empati terhadap permainan,misalnya saat anak-anak berbicara kepada bonekanya,anggota keluarga jangan lantas mengolok-oloknya.

Saat sudi makan dan lain-lain yang diatur menurut kebiasaan agama, diantaranya etika dalam makan diantaranya anak membiasakan mencuci tangan sebelum makan dan membaca doa

Biar timbul rasa manusiawi dan sayang kepada sesama, kemudian etika dalam berkunjung kita tanamkan kepada anak-anak

Ketika anak merasa tak ada yang melihatnya memecahkan sesuatu benda, misalnya

Setelah ada pengakuan si anak kita katakan kepada anak-anak,sebetulnya barang yang anak pecahkan tersebut telah sampai ajalnya.

Kemudian lagi anak-anak wajib kita berikan kebebasan,makna kebebsan bagi anak-anak dalam artian sesuai kebutuhannya, tanamkan semenjak dini kepada anak bahwa ia adalah seorang anak pahlawan dengan demikian anak-anak sudah sugesti untuk menjdi orang kuat dan pemberani.jika kita melihat anak yang kurang kompoten berikan motivasi,dan jika anak melakukan kesalahan orang tua berhak menghukum anak sesuai kesalahan yang dilakukannya,untuk itu islam memberikan beberapa konsep hukuman bagi anak-anak ditinjau segi manfaatnya,tidak juga menyakiti dan menyiksa apa lagi balas dendam tetapi yang kita tuju suatu yang baik dan mendidik bagi anak-anak.

Untuk tersebut metode yang diterapkan wajib bisa memotivasi anak pada pengamalan Hablumminannas dan Hablumminallah,melalui metode ini anak akan terpelihara fitrahnya,islam menganjurkan kita mendidik anak secara islami,sebab pendidikan anak adalah upaya melahirkan generasi mendatang.