Sejarah Layang-layang di Dunia

By | November 2, 2017

Keunikan dari dari permainan layang-layang adalah para penggemarnya yang tidak pernah merasa bosan untuk memainkannya. Pada dasarnya, permainan layang-layang ini terbagi menjadi dua jenis yakni layang-layang laga dan layang-layang hias. Bila dilihat dari namanya, mungkin kita sudah bisa mengetahui bahwasanya tujuan dari layang-layang tersebut berbeda.

Layang-layang hias memiliki tujuan untuk mempertontonkan keindahan dan seni membuat layang-layang. Sehingga, layang-layang jenis ini bentuknya akan selalu dipertimbangkan oleh para pembuatnya. Berbeda dengan layang-layang laga, yang lebih cenderung untuk bertarung di saat memainkannya.

Layang-layang laga, membutuhkan alat-alat selain seperti benang yang tajam dengan kekuatan simpul layangan. Tahukah kamu bahwasanya bentuk layang-layang laga ini mempengaruhi stabil atau cepatnya untuk melawan musuh. Maka dari itu, layang-layang dibuat secara sembarangan.

Lihat Juga : Cara Membuat Layang-layang

Selain untuk laga dan hias, ternyata layang-layang juga digunakan untuk sebagai kebutuhan-kebutuhan lain. Seperti alat yang digunakan untuk memancing, acara adat, atau sebagai media penelitian cuaca. Pada abad 18 n, lelang dijadikan sebagai salah satu media penelitian cuaca oleh Benjamin Franklin.

Sejarah Layang-Layang

Berdasarkan Wikipedia, tuliskan bahwasannya di beberapa daerah Indonesia ada berapa kelompok masyarakat yang menjadikan layang-layang ini
Untuk acara ritual adat tertentu. Biasanya layangan ini, digunakan untuk acara ritual ritual pertanian. Tidak hanya itu, di beberapa tempat seperti Jawa Barat dan Lampung mereka menggunakan layang-layang sebagai alat bantu memancing.

Konon katanya, layang-layang sudah ada di kerajaan cina sejak tahun 2500 sebelum Masehi. Sedangkan di negeri kita sendiri layang-layang pada sekitar abad 17-an (berdasarkan buku sejarah Melayu). Di dalam sejarah itu di jelas dijelaskan bahwasannya terdapat Festival layang-layang yang diadakan oleh para petinggi-petinggi kerajaan.

Dulu, orang-orang membuat layang-layang dari daun. Akan tetapi sekarang pada umumnya orang-orang membu dari kertas karton. Layang-layang memiliki berbagai macam bentuk yang khas pada tiap daerahnya. Seperti pesawat, rumah, binatang dan lain-lain