Dibawah ini adalah Cara menyusun itenerary (rencana perjalanan) Liburan ke Pulau Dewata:

By | September 19, 2017

1. Kalau anda berkeinginan kesana dan kapankah waktu yang pas?

Di Bali, kita mengetahui: musim padat kunjungan (high season) dan musim tidak ramai kunjungan (low season). Pertimbangkan masak-masak, ingin berkunjung saat high season atau low season. Walaupun kunjungan wisatawan domestik maupun manca negara ke Bali sebenarnya tidak pernah sepi. walau pada saat low season. Namun pada high season, Bali akan benar-benar penuh sesak.

Ketika musim tidak padat kunjungan saya makin senang berlibur kesana. Suasana relatif lebih nyaman. Relatif lebih mudah mendapatkan hotel yang bagus dan murah, dan juga lintas di jalanan tidak macet, dan lebih hemat.

Usahakan liburan anda kesana ketika musim kemarau, agar anda tidak terhalangi ketika berlibur disana. Sebagian besar destinasi wisata di Bali terdapat di alam terbuka. Oleh karena itu, pastinya ketika hujan akan merepotkan anda.

Kalau kalian berkunjung ketika low season pasti sangat menguntungkan, karena untuk tiket pesawat ataupun hotel kadang ada promonya. Contohnya ketika akhir Oktober 2015 lalu saya mendapatkan paket promo tiket pesawat yang ditambah dengan hotel. Tiket penerbangan Solo-Denpasar pp menginap 4 malam pada hotel bintang 3 di Kuta hanya 800 ribu rupiah satu orangnya. Bertiga bersama isteri dan anak hanya membayar 2,4 juta rupiah.

Baca Juga: Sihir Wisata Bali, Romantisme dan juga Pantai Kuta

Keadaan tentu berbanding terbalik ketika saat musim padat kunjungan. Harga tiket pesawat, hotel juga sewa mobil passti melonjak drastis. Kenaikannya mencapai antara 25% hingga 50%. Kemacetan di bali pun sangat meningkat. Dan membuat waktu di jalan terbuang sia-sia.

Waktu padat kunjungan wisata di Bali biasanya terjadi ketika musim liburan sekolah (sekitar bulan Juni-Juli), libur panjang Iedul Fitri, bulan Agustus (musim liburan warga negara asing), serta bulan Desember sampai awal Januari ketika pergantian tahun baru.

Sliahkan kunjungi juga paket tour kami di bali Tour Packages , bali nature and culture , cycling ubud trail , kintamani volcano tour

2. bermalam di Mana Saat di Bali?

Banyak sekali pilihan hotel untuk bermalam di Bali. Tergantung selera, tujuan, dan tebalnya kocek masing-masing. Kuta, Seminya serta Ubud adalah lokasi tempat penginapan yang paling populer di dalam negri maupun mancanegara.

Kuta, Seminyak dan Sanur berlokasi di pesisir pantai sehingga membuat Kuta sebagai tempat penginapan yang paling diminati orang lokal maupun turis mancanegara. Seminyak lebih disukai wisatawan manca negara. Konon karena banyak ada tempat hangout pada malam hari. Serta Sanur terlihat lebih istimewa. Untuk harga kamar hotelnya pun menjadi lebih mahal dibandingkan lokasi lainnya seperti Kuta. Sedangkan untuk Ubud dipandang dari lokasi geografisnya Ubud berada di pedalaman sehingga lebih menonjolkan pada nuansa seni dan budaya di Bali.

Atmosfir Wisata Bali

Atmosfir wisata di Bali memang terasa amat kuat mencengkeram siapapun yang berkunjung ke sana, membuat ketagihan. Kepingin datang dan datang lagi di kesempatan mendatang.

Tidak pernah mendengar kata sepi, itulah yang cocok diungkapkan kepada tempat destinasi wisata di Bali karena selalu ada kunjungan dari wisatawan domestik dan mancanegara. Bali hanya sepi tatkala sedang memperingati Hari Raya Nyepi di Tahun Baru Saka.

Dengan menggunakan jasa agen perjalanan atau travel agent yang tentunya ada di Bali adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan ketika anda belum pernah sama sekali berlibur di Bali. Segala sesuatu yang anda butuhkan nanti akan mereka siapkan seperti tiket perjalanan, tempat penginapan, transportasi dan berkunjung ke obyek wisata yang anda inginkan.

Sesungguhnya tidak sulit untuk merencanakan sendiri perjalanan liburan ke Bali apalagi jika tidak menggunakan travel agent sesungguhnya hal itu tidak masalah kegiatan ketika di sana sangat fleksibel, disesuaikan dengan selera khusus masing-masing. Biaya yang dikeluarkan juga relatif lebih hemat.