Kontraktor Kubah Masjid di Mataram Nusa Tenggara Timur

By | September 4, 2017

Kontraktor Kubah Masjid di Mataram Nusa Tenggara Timur

Kontraktor Kubah Masjid di Mataram Nusa Tenggara Timur

Benar adanya bahwa membaca adalah jendela dunia. Dengan banyak membaca maka seseorang akan mendapatkan ilmu yang berguna untuk kehidupannya kedepan nanti. Terlebih jika yang dibaca sesuai dengan apa yang dicita citakannya. Seperti contohnya seorang pemuda yang gemar membaca buku buku dan majalah yang memuat tentang kontraktor kubah masjid ini.
Tiba waktunya hari minggu yang ditunggu-tunggu oleh seseorang pemuda berkulit sawo masak ini. Pemuda ini menunggu satu surat berita yang terbitnya sehari-hari minggu saja. Seseorang pemuda ini bernama Aldino. Pemuda yang masih tetap duduk di tingkat sekolah menengah atas ini. pemuda ini telah berlangganan satu diantara surat berita yang terbit sehari-hari minggu mulai sejak ia duduk di kelas satu sekolah menengah atas ini. Tetapi, dia mesti senantiasa menanti hari minggu terlebih dulu untuk menaikkan info yang dia perlukan. Telah sekitaran dua th. 1/2 dia beli, membaca, serta buat satu kliping dari surat berita itu. Sisi surat berita yang seringkali ia menjadikan kliping yaitu berita islami terutama gambar yang terkait dengan beribadah orang Islam. Seperti gambar kubah masjid karna dia menginginkan jadi seseorang kontraktor kubah masjid di Mataram. Pemuda ini jadikan klipingnya ini satu rujukan nanti dia bekerja.
Bukan sekedar kliping yang terkait berita islami saja, pemuda yang memiliki rambut ikal ini mengoleksi tempat tinggal moderen yang sekali lagi hangat-hangatnya dibicarakan sekarang ini. Pemuda ini berinisiatif nanti bila dia jadi kontraktor kubah masjid, dia inginkan tempat tinggal tanpa ada mesti bebrapa ribet memerlukan seseorang desainer tempat tinggal. Bahkan juga pemuda ini memiliki hasrat akan jadi kontraktor tempat tinggal moderen di Mataram. Pemuda yang mengoleksi gambar kubah masjid serta tempat tinggal moderen ini memiliki tiga buah buku besar yang dia pakai untuk melekat koleksinya ini. Buku pertamanya mengenai kubah masjid, buku keduanya mengenai rumaha moderen, serta buku ketiganya mengenai mobil elegan. Dia juga mengoleksi gambar mobil elegan yang waktu itu sekali lagi naik daun. Dia mengoleksinya karna satu waktu bila dia jadi seseorang kontraktor kubah masjid serta bisa beli tempat tinggal moderen, dia juga menginginkan beli satu mobil elegan. Tidak sembarang mobil yang ia koleksi. Dia mengkoleksi gambar mobil sport yang dia anggap itu jadi mobil yang mengagumkan sekarang ini. Walau ia masih tetap duduk di tingkat sekolah menengah atas tetapi dia telah pikirkan hasratnya di masa depan dengan mengoleksi gambar-gambar yang ia perlukan jadi rujukan di masa depan.
Jadi kontraktor kubah masjid yaitu hasratnya mulai sejak ia duduk di tingkat sekolah menengah pertama. Ia lihat beberapa kontraktor hidupnya dapat enak dengan harta yang banyak. Dari sinilah ia inginkan jadi seseorang kontraktor kubah masjid yang ia berharap memiliki pendapatan yang mengagumkan banyak untuk menanggung kehidupannya di masa yang juga akan depan. Mulai sejak itu juga dia berinisiatif menyisihkan sedikit uang saku sekolahnya untuk beli surat berita yang terbit sehari-hari minggu. Lalu ia jadikan gambar atau photo yang berada di surat berita jadi kliping serta jadi alat belajar mengasah kekuatannya jadi seseorang kontraktor.