Manajemen Karyawan dalam Penentuan Gaji

By | August 4, 2017

Sebuah perusahan besar maupun kecil pasti memiliki karyawan yang bekerja di dalamnya. Maka dari itu karyawan adalah aset paling penting dalam sebuah perusahaan. Dengan kinerja karyawan yang kompeten akan meningkatkan penghasilan dari sebuah bisnis. Namun untuk mengelola karyawan juga harus diperlukan Manajemen Karyawan. Jika tidak ada manajemen yang baik karyawan akan melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan budaya perusahaan yang ada. Manajemen ini dimulai dari proses perekrutan karyawan. Pemilihan karyawan dari tahap seleksi sangat menentukan. Setelah itu menempatak karyawan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki juga termasuk tugas dari manajemen SDM dalam sebuah perusahaan. Selain itu menjaga karyawan untuk tetap bekerja dan betah menjadi hal yang harus diperhatikan. Ada beberapa sebab karyawan tidak betah dalam sebuah perusahaan.

Manajemen Karyawan dalam Penentuan Gaji

Manajemen Karyawan dalam Penentuan Gaji

Dari semua Manajemen Karyawan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal ini ditujukan untuk membuat karyawan menjadi betah dalam sebuah peruasahaan. Beberapa hal tersebut adalah.

  1. Payroll System yang sesuai dengan pekerjaan karyawan.
  2. Penempatan yang sesuai dengan kemapuan karyawan.
  3. Membiasakan karyawan dengan budaya yang ada.
  4. Pemimpin perusahaan yang mampu mengerti atas keluhan karyawan dan menanggapi dengan baik.

Dari ke-empat hal diatas ada satu hal yang paling penting dalam Manajemen Karyawan adalah payroll atau sistem gaji yang diperoleh oleh karyawan. Karena penentuan gaji akan membuat karyawan menjadi betah dalam sebuah perusahaan. Namun perlu diperhatikan juga tentang keuntungan sebuah perusahaan. Karena sistem penggajian juga akan menentukan keuntungan dalam setiap usaha. Selain itu perusahaan juga harus memperhatikan sistem pajak Indonesia. Dengan adanya keputusan Direktur Jendral pajak No.PER-16/PJ/2016. Serta peraturan menteri keuangan No.101/PMK.010/2016 dan No.102/PMK.010/2016 tentang kenaikan tarif penghasilan tidak kena pajak (PTKP 2016). Sebuah perusahaan harus lebih memperhitungkan gaji karyawan. Ada 2 hal yang harus menjadi perhatian utama sebuah perusahaan. Yang pertama adalah membuat karyawan menjadi betah dengan gaji yang sesuai dengan pekerjaan. Dan yang kedua adalah perhitungan pajak sebagai kewajiban sebuah perusahaan. Maka hal yang harus dilakukan adalah dengan memperhitungkan pajak dengan akurat.

Dari hal di atas, memperhitungkan pajak penghasilan para karyawan menjadi hal yang penting. Namun untuk saat ini sebuah perusahaan tidak perlu bingung lagi untuk menghitung pajak secara akurat. Dengan kemajuan teknologi dan informasi, untuk saat ini perhitungang pajak dapat dilakukan dengan aplikasi PPh 21. Aplikasi yang memang sudah dirancang secara khusus untuk menghitung pajak sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia. Perhitunga pajak di aplikas ini juga dilakukan secara otomatis dan akurat. Maka dari itu Manajemen Karyawan tentang penggajian karyawan dapat dilakukan dengan mudah dan murah. Sehingga kedua hal yang penting dapat dilakukan dalam satu waktu.