Pasutri asal Banyuwangi ini sulap rongsokan jadi furniture unik

By | May 11, 2017

Inspirasi cerdas bila disia-siakan jadi sia-sia. Namun tak untuk pasangan Yudia Prananta (44) serta Tanti Wahyu Lestari (40), warga Jalan Raden Wijaya 86, Giri, Banyuwangi, Jawa Timur ini.

Berbekal pengetahuan arsitek, Yudia yang keseharian berprofesi sebagai kontraktor ini menyulap limbah sampah jadi mebel bernilai seni. Perlengkapan rumah tangga yang dia bikin itu datang dari ban sisa, drum, krat botol bir, kayu pallet serta ada banyak lagi.

Menurut pasutri dua anak ini, inspirasi awal pembuatan mebel‎ elegan memiliki nuansa art ini diawali awal 2016 ini. Waktu itu, keduanya memikirkan mengapa beberapa barang sisa ini tak digunakan. ” Terkecuali cost produksinya murah, banyak juga disukai orang-orang, ” kata Tanti, Minggu (20/3).

Lalu munculah inspirasi bikin meja-kursi dari ban vulkanisir (ban sisa) serta drum sisa, termasuk juga dari krat botol bir. Untuk ranjang, di buat dari kayu pallet sisa yang masih tetap dapat digunakan. ” Bahan-bahannya kita beli dari pengepul, ataupun per orangan. Lalu kita olah jadi perlengkapan furniture, ” jelas Yudia.

Yudia meneruskan, banyak sampah berguna di sekitaran kita. ” Cuma saja, banyak yg tidak tahu pengetahuan rekayasa serta manfaatnya. Benda-benda seperti drum sisa, ban sisa, botol, pallet serta ada banyak yang lain, masih tetap dapat digunakan, ” katanya. Harga furniture Terbaru

Yudi juga menerangkan, ‎sebelum tekuni usaha barunya ini dia serta istrinya resah lihat banyak barang sisa di lingkungannya. Waktu tersebut, berbarengan sang istri, Yudi memikirkan untuk memberi nilai plus pada barang sisa yang ada di sekelilingnya itu. Harga furniture

” Banyak benda-benda seperti tong, ban sisa yang dilewatkan tak terpakai oleh pemiliknya. Pada akhirnya aku terpikir untuk memakainya. Berbekal rujukan dari banyak pihak, aku lantas bertekat tekuni usaha ini. Beberapa barang sisa ini nyatanya pas juga jadikan bahan pembuatan mebel, ” jelas Yudia.

Yudia menyebutkan, untuk satu kursi dari ban sisa telah disulap jadi mebel unik, di bandrol Rp 250 ribu. ” Bahan produksi sekitaran Rp 200-an. Jadi kita jual Rp 250 ribu, bila kursi dari krat bir, kita hargai Rp 150 ribu. Yang dari drum kita jual Rp 300-an, ” tuturnya. Harga Furniture 2017

” Ini lagi beberapa cobalah. Memanglah kita lagi mencari pasar. Beberapa barang ini kita garansi 20 th.. Namun memanglah sekarang ini masih tetap belum banyak yang ketertarikan dengan beberapa barang agak nyeni, ” sahut Tanti lagi. http://hargafurniture.net/category/lemari/